Main Engine Lubricating & Cooling System.
Motor Penggerak Utama Kapl dengan menggunakan Mesin Diesel adalah paling banyak dipakai diberbagai jenis kapal,mulai dibawah 20 Grt sampai dengan kapal2 jenis Aframax atau dibawah 150.000 DWT.
Dalam tulisan ini,penulis akan berusaha membahas secara pokok2 penting dari berbagai referensi theori dan pengalaman,yang penjelasannya dapat lebih mendalam pada pelajaran didalam ruang perkuliahan.
Motor Diesel Penggerak Utama Kapa,tidak dapat bekerja sendirir tanpa dibantu dengan beberapa sistem yang harus bekerja sama secara sinergi,sehingga Motor dapat bekerja untuk menggerakkan sebuah kapal.Beberapa sistem yang bekerja pada Motor Diesel penggerak Utama Kapal adalah :
1. Sistem susunan komponen.
2. Sistem pelumasan.
3. Sistem Pendinginan.
4. Sistem Bahan Bakar Minyak.
5. Sistem udara pejalan.
6. Sistem perbaikan.
7. Sistem Perawatan.
1.1 Komponen Motor penggerak utama.
Motor Diesel adalah sebuah motor yang secara mekanik bekerja dengan jumlah "ribuan" komponen yang menyatu menjadi sebuah mesin.Komponen ini m3njadi perhatian khusus bagi seorang Marine Engineer untuk dipahami secara keseluruhan fungsi,cara kerja,bahan/material,perawatan,perhitungan,nilai ekonomis,harga,lama pengadaan dan lainnya.
Komponen motor diesel.
1.Bagian mesin Diesel yang tidak berherak.
- Cylinder Block
- Cylinder head
- Cylinder Liner
- Main bearing,bolt & nut
- Trust bearing,bolt & nut
- Cam shaft bearing & bolt
- Guide shoes valve
- Fuel injector body
- Fuel injector pump body & barrel
- Air starting valve body
- indocator cock body
- Safety valve body
- Rocker arm block & bushing.
- Cylinder head bolt & nut.
- Frame body bolt & nut.
- Tie bolt & nut
- Fondation bolt & nut
- Crank case,door,gasket,bolt & nut
- Frame body
- Bad plate
- Air scavinging chamber
- Exhaust gas manifold
- Bolt & nut for deksel/cover
- Pipe line for fuel,lube oil,air starting,fresh water.
2.Bagian Mesin Diesel yang bergerak.
- Piston
- Piston Ring
- Piston crown
- Piston pin
- Piston pin bush
- Piston rod
- Piston rod bolt
- Connection rod
- Cross head
- Cross head bearing
- Cross head bearing bolt & nut
- Crank shaft
- Cam shaft
- Driving gear for cam shaft
- Driving gear for pump
- Fly wheel & bolt
- Crank pin bearing
- Crank pin bolt,nut,lock nut,ring washer & split pin.
- Exhaust gas turbo charger.
- Lo bearing pump
- LO. Camshaft pump.
- Rocker arm
- Rocker arm adjusting bolt
- Rocker arm push rod
- inlet valve
- Exhaust valve
- Fuel injector valve
- Air starting valve
- Indicator valve
- Safety valve
- Fuel injection pump plunger & delyver valve
- Roller for fuel valve
- Roller for inlet rod & roller for exhaust rod.
- Rocker arm pin
- Inlet valve spring & exhaust valve spring
- Fuel injector spring
- Air starting valve spring
- Safety valve spring
- Cylinder oil appart pump
- Cylinder oil appart
- Governor unitl
- O-ring for cylinder head complete
- O-Ring for cylinder liner
- Oil seal ring for pump
- Cooper gasket
- Klingret,rubber gasket
- Gland chesterton packing
- Thermometer
- Manometer/pressure gauge.
Sistem pelumasan pada motor diesel sangat penting dan sangat berpengaruh terhadap umur dari sebuah motor atau mesin.sistem pelumasan sangat dibutuhkan untuk kelancaran bekerjanya semua komponen yang bergerak maupun komponen lainnya.kesalahan atau ketidak sesuaian sistem pelumasan dapat berakibat fatal pada komponen2 diatas.
Minyak lumas yang dipergunakan didalam sistem pelumasan merupakan salah satu media yang tidak dapat dipisahkan dengan kerja sebuah motor diesel.sehingga sifat dan kemurnian minyak pelumas harus selalu dijaga dan dipertahankan tetap dalam kondisi normal.dibawah ini dapat dilihat bagaimana perjalanan minyak pelumas motor diesel penggerak utama pada kapal.
- Sistem pelumasan pada motor diesel.
- LO Sump Tank adalah sebuah tanki penampungan minyak yang kembali dari ruang engkol dengan jumlah yang cukup besar,yang telah bekerja memberikan pelumasan terhadap torak,silinder,material-material,roda gigi dan lainnya,sehingga minyak tersebut terkontaminasi dengan kotoran,kerak,karbon,air,minyak dan lainnya,tetapi harus selalu dijaga kemurniannya.
- LO heater adalah sebuah alat pemanas minyak lumas yang dri LO.sump tank untuk dibersihkan didalam sebuah alat pembersih,harus dipanaskan terlebih dahulu pada suhu kurang lebih 70° celcius untuk mempermudah pemisahan jenis2 kontaminasi kotoran yang sdh disebutkan diatas.
- LO.separator adalah sebuah alat pemisah kotoran yang terkandung didalam minyak lumas yang sudah dipakai,karena cukup banyak,maka minyak pelumas tersebut perlu dipertahankan untuk selalu dibersihkan agar masih dapat dipakai kembali.
- LO bearing pump adalah sebuah pompa yang dipakai untuk memompa minyak pelumas kedalam sistem pelumasan.dimana pompa ini harus mempunyai tekanan yang normal,stabil dan konstan,sehingga pelumasan bisa dpat terjaga normal,pada pompa ini juga dilengkapi dengan alat pengaman presure stat,yaitu apabila terjadi tekanan minyak turun dilimit bawah normal,maka alarm haeus berbunyi dan apabila turun dibawah batas normal tersebut,maka mesin harus berhenti secara otomatis.
- LO cooler adalah alat pemindah panas dimana minyak lumas yang keluar dari mesin dengan suhu yang cukup tinggi harus di dinginkan terlebih dahulu sebelum dialirkan oleh pompa ke peralat2an mesin yang membutuhkan pelumasan.
- Main & Crank pin bearing adalah bantalan poros engkol yang menerima sasaran utama pada sistem pelumasan motor diesel,bantalan bantalan ini harus terjaga sistem pelumasannya sehingga mesin bisa bekerja secara normal dan kondusif.
- Lo Suction & delivery strainer (filter) adalah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pelumasan motor diesel,jadi perawatan dan pembersihan saringan saringan tersebut harus selalu dilakukan pembersihan secara bekala dan dapat dikontrol dengan parameter tekanan.umumnya pada saringan isap sebelum masuk pompa minyak lumas selalu dilengkapi dengan magnet untuk menangkap partikel logam yang terbawa oleh minyak tersebut.
- LO Cam shaft system adalah merupakan bagian sistem pelumasan minyak pada motor diesel,yang mana tujuan dan bekerjanya hampir sama yaitu untuk m3njaga pelumasan pada setiap gesekan langsung permukaan-permukaan komponen mesin tersebut.