Saturday, April 22, 2017

Mesin Diesel

PENGABUT BAHAN BAKAR MINYAK (Fuel Injector)

Pemeriksaan harus dilakukan secara berkala dan atau sesuai jadwal jam kerja mesin (running hours),pengabut baik ataupun kurang baik harus dicabut dan dilakukan pengetesan ulang.

Pemeriksaan seluruh komponen bagian dalam pengabut.,satu persatu harus diperiksa secara teliti,yaitu : Spindle valve,nozzel tip,automizer,stick,spring,adjusting scew dan lainnya.

Pengetesan dan penyetelan harus sesuai dengan intruction book,contoh : Bila tekanan sudah ditentukan 320 kg/cm,maka apabila pada tekanan 280 kg/cm sudah didapatkan pengabutan yang baik,tetapi tekanan harus di naikkan sampai mencapai tekanan kerja 320 kg/cm.Hal ini sangat penting karena akan mempengaruhi jumlah berat bahan bakar yang dikabutkan dan besaran partikal yang dikabutkan.sehingga akan berpengaruh sekali pada pembakaran yang sempurna.

Pengabut dibagi dalam 2 jenis kolompok,yaitu :
1.Pengabut tekanan udara.
2.Pengabut tekanan minyak.

TEAM WORK OF ENGINE DEPERTMENT

Team Work Of Engine Department.

Tim kerja yang baik sangat diperlukan dalam melaksanakan perawatan dan perbaikan diatas kapal.Tim kerja yang baik adalah suatu perangkat yang siap dan terorganisir untuk melaksanakan program kerja dari sistem perawatan dan perbaikan terencana diatas kapal,sesuai jadwal kerja yang sudah tersusun.
Tim kerja yang baik perlu dipersiapkan,karena jumlah permesinan,peralatan dan suku cadang diatas kapal sangat banyak dan semuanya harus dalam keadaan siap pakai dengan kondisi prima.
Tim kerja yang baik selalu melakukan perisapan2,analisa sebelum melakukan pekerjaan.
Adapun kerugian2 apabila pekerjaan diatas kapal tidak ada Tim kerja yang baik.
1.Tidak tercapainya program kerja yang sudah direncanakan,yang berarti target kerja dan hasil pekerjaan yang tumpang tindih.
2.Banyak menghadapi kesulitan2 dalam melaksanakan pekerjaan sehingga membutuhkan waktu yang lama dlm menyelesaikan pekerjaan.
3.Hasil pekerjaan yang diselesaika kurang memuaskan,terkesan asal-asalan.

Jenis2 injector dan cara kerjanya pada mesin diesel


Pengabut Tekanan Udara.

Cara kerja pengabut udara adalah :
Jarum pengabut (needle valve) terangkat oleh tuas pada saat yang tepat disebabkan Nok bahan bakar (Fuel cam) bekerja.Jarum pengabut tertekan kebawah oleh pegas dan menutup saluran masuk kesilinder dengan ujung tirusnya.

Dalam rumah pengabut terdapat dua pipa,yaitu pipa udara dan pipa bahan bakar.Udara dari botol angin dengan tekanan sekitar 60 bar bercampur dengan bahan bakar dengan tekanan kurang lebih 70 bar untuk dikabutkan kedalam ruang bakar (Combustion space).

Bahan bakar dalam pengabut tertimbun pada cincin2 pembagi,dimana terdapat lubang2 kecil yang tidak bersamaan letaknya satu sama lain.Pada saat jarum terangkat oleh fuel cam,maka udara menembus dengan kecepatan tinggi,sehingga terpecah2 menjadi kabut.pengabutan ini terjadi karena adanya penyempitan saluran pada bagian bawah pengabut,mengqkibatkan pengabutan bahan bakar berlangsung dengan kecepatan tinggi,yang menimbulkan pusaran(turbolensi) yang berpengaruh baik pada penyalaan bahan bakar.

Bahan bakar dan udara bercampur bersenyawa menjadi uap yang mudah dan cepat terbakar.karena suhu udara kompresi sudah mencapai 600 derajat celcius.Pada pengabut jenis ini,diperlukan udara yang disupply secara terus menerus oleh kompresor udara 3 tingkat.Pengabut jenis ini sudah jarang dijumpai dipasaran karena kurang efisien dan dipakai pada Diesel tekanan rendah dengan busi pijar.

Friday, April 21, 2017

Troubleshooting for Electro-Hydaulic steering for Tugboat.







                       TROUBLESHOOTING

Fault - Main Pump Noise

Probable Causes :
1.Low or no hydrolic oil in tank.
2.Suction inlet strainer choked.
3.Contamination or water in the system.
4.Pump going to fail.

Fault - No Pressure & Flow From Main Pump

Probable Causes :
1.Low or no hydrolic oil in tank
2.Main relief valve setting too low or spoilt.
3.Piping or flexible hoses leaking or burst.
4.Main pump spoilt.

Fault - Loss of system oil

Probable Causes :
1.Piping or flexible hoses leaking or burst
2.Steering cylinder leaking though rod seal
3.Hydrolik oil tank drain valve not closed properly

Fault - Steering cylinder can't hold in position.

Probable Causes
1.Steering cylinder seals leaking
2.Steering cylinder motion lock valve setting too low or spoilt
3.Cross over relief valve setting too low or spoilt.

Fault - One direction steering only

Probable Causes
1.Directional control valve solenoid coil at the power pack is spoilt.
2.Cross over relief valve setting too low or spoilt
3.Steering joystick faulty or wiring connections loose.

Fault - Vibrations & Noise From System

Probable Causes
1.Pins or clevises not greased
2.Hydrolic oil level too low
3.Hydrolic pump not pumping properly
4.Piping clamps loose
5.System overheating

Fault - High Temperature & Overheating

Probable Causes
1.Low or no hydrolic oil in tank
2.Suction inlet strainer choked
3.Return filter choked causing cavitation
4.Pump oil going to be spoilt
5.Wrong grade of hydrolic oil being replaced.Use Grade Iso 68
6.Hydrolic oil contamination
7.Safety relief valve set too low or faulty

Fault - System Becomes Sluggish at time

Probable Causes
1.Overheating problem
2.Main pump going to fail
3.Piping minor leaks or hoses loose causing cavitation
4.Hydrolic oil contamination.



Emergency Steering at sea


In the event that the hydrolic power steering become inoperative,and vessel need to be operated under emergency steering conditions,the following emergency steering procedures are to be followed to bring the vessel to steerable status.

GUIDELINES FOR EMERGENCY STEERING ARE AS FOLLOWS :
1.Inform Master/Captain of main steering power failure.
2.Reduce engine speed at once 50% MCR
3. Go to the steering gear compartment.
4.Check steering piping lines prior steering
5.Communicate with bridge on steering directions using intercom.
6.Observe the rudder angle indication by the mechanical readout at the tiller arm provided.
7.Preferably two person to man emergency steering gear operations.
8.Have spare hydrolic oil standby in case of leakages top up.